| Partai Gerindra mengindikasikan terus menjalin koalisi dengan PKS dalam setiap pilkada. Format seperti itu akan terus diberlakukan di setiap pilkada, hanya ditambah koalisi dengan partai-partai lain jika diperlukan. Tampaknya arahnya seperti itu, jadi tinggal tambahan-tambahan partai lain. Tapi format besarnya Gerindra-PKS. Di Jabar dan di tempat-tempat lain kita hampir pasti Gerindra dan PKS. Tinggal menunggu kombinasi tambahan dari partai lain," ujar Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017). Khusus Pilgub Jabar 2018, misalnya, Gerindra mengatakan akan berkoalisi dengan PKS. Tetapi tidak tertutup kemungkinan partai lain, seperti PAN, akan bergabung. Hampir seperti itu, Gerindra dan PKS. Hanya mungkin nanti ada tambahan partai lain. Kita harapkan PAN bergabung, partai lain juga," kata Sodik. |
| Partai Gerindra masih belum menentukan pilihan pada Pilgub Jawa Barat 2018. Sebelumnya Gerindra menjajaki dukungan untuk Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, namun kini partai besutan Prabowo Subianto ini juga membuka peluang dukungan untuk Ridwan Kamil. Menurut Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Mulyadi, pihaknya kini telah menjalin komunikasi dengan Partai Nasdem yang telah lebih dahulu mendukung Ridwan Kamil. Saya dengan Pak Saan (Mustopa) itu sama-sama mantan anggota DPR 2014, diskusi masalah Pilgub. Barang kali, ini menjadi komunikasi politik awal selama belum ada janur kuning," ujar Mulyadi seperti dikutip dari VIVA, Sabtu (4/11/2017). |

No comments:
Post a Comment