Tuesday, November 21, 2017

Jelajah Asik di Pulau Sumba November 21, 2017 at 09:53PM

Enam hari di Pulau Sumba menjadi momen yang sulit dilupakan bagi 60 peserta yang diundang bertualang menjelajah alam dan budaya sana dalam ajang Indonesia Adventure Festival (IAF) 2017 yang diselenggarakan pada 14 sampai 19 November 2017 lalu.emoticon-Baby Girl
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Ke-60 peserta ini dibagi menjadi tiga tim, yaitu petualangan, budaya, dan fotografi. Tim-tim ini terdiri dari penulis-penulis blog, fotografer, media, dan pelaku pariwisata lainnya. Mereka bertualang menjelajahi empat kabupaten di Sumba, mulai dari Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Barat, sampai Sumba Timur.emoticon-Sundul
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Kami berikan ke mereka paket wisata dengan tagline Jelajah Tanahumba," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Sumba Timur Maramba Meha.
https://www. cnnindonesia. com/gaya-hi. dalam agenda tersebut, wisatawan dan peserta IAF diajak berkeliling ke pantai, air terjun, padang sabana, menyaksikan upacara adat, pembuatan kain tenun tradisional, menyantap sajian khas Sumba, berkemah di padang sabana selama sehari, dan menginap di hotel pada malam terakhirnya.emoticon-Cipok
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Yang spesial adalah para peserta dan wisatawan diajak tinggal bersama penduduk di rumah adat selama tiga hari," ujar Maramba Meha.
Yudi Umbu T. T Rawambaku selaku Kepala Seksi Analisis Data Pasar Pariwisata Sumba Timur menjelaskan, pada hari pertama peserta langsung menyambangi rumah budaya di Sumba Barat Daya dan kemudian ke Sumba Hospitality School.
Di sore harinya, mereka beralih ke Pantai Menangah Aba untuk menikmati cahaya matahari tenggelam dan menikmati Wellcome Ceremony yang disambut oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya, Christofel Holo.emoticon-Malu
Hari kedua, seluruh peserta hunting ke Situs Kampung Wainyapu," tutur Yudi.
Situs Kampung Wainyapu adalah suatu kampung dengan 60 unit rumah adat (Uma Kalada) yang masih autentik dan terpelihara dengan baik. Daya tarik dari kampung adat ini adalah keaslian rumah adat, 1. 058 batu kubur megalitnya yang unik, dan perilaku hidup masyarakat yang tetap mempertahankan adat istiada kuno dan tradisi Marapu.emoticon-2 Jempol
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Selepas itu, tim petualangan dan juga tim fotografi meneruskan ke Bawana kemudian berkumpul di kampung Weetabar pada petangnya. Di kampung itu, kata Yudi, sedang dibangun sejumlah rumah kampung tarung dalam menghadapi ritual podu.
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Esok harinya, peserta berburu ke air terjun tertinggi di Nusa Tenggara Timur, air terjun Lapopu. Malam harinya, dengan api unggun di tengah mereka, wisatawan berkemah di Padang Savana Mamboro di Kecamatan Mamboro sembari ditemani lagu etnis dengan musik jungga yang diiringi beberapa tarian. Salah satunya adalah Tari Kataga.emoticon-Ultah
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Jika pada sore pertama di Pulau Sumba mereka menikmati cahaya matahari tenggelam, di hari keempatnya, peserta menikmati matahari terbit di Pantai Sunrise. Usai menikmati hangatnya matahari terbit, atraksi pacuan kuda menyambut mereka sebelum menuju Sumba Timur.
Dari tengah hingga timur, tim petualangan menyusuri Air Terjun Tanggedu, sementara tim fotografer bertualang di Puru Kambera, mengoleksi gambar pemandangan pegunungan savana dengan berpuluh-puluh kuda liar dan hewan lainnya.
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Di waktu yang sama, tim budaya berkunjung ke Kampung Adat Wunga yang merupakan kampung pertama sekaligus tertua di Sumba Timur. Di kampung yang didirikan oleh nenek moyang orang Sumba yang berasal dari Malaka Tanabara ini dapat dijumpai sejumlah rumah adat Sumba, tenun ikat, dan juga kuburan batu.emoticon-Wow
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Sore harinya, Yudi melanjutkan, ketiga tim bersama-sama menikmati matahari terbenam di Pantai Walakiri lalu berangkat menuju kampung Pau Umabara untuk bermalam. Di kampung ini, tim budaya mempelajari bagaimana proses tenun ikat, tim fotografer mengabadikan momen matahari terbit di Pantai Watu Parunu sejak pukul tiga pagi, sedangkan tim petualangan menyambangi Air Terjun Waimarang.emoticon-Betty
Jelajah Asik di Pulau Sumba
sebagai penutup dari rangkaian petualangan mereka selama IAF. Semua peserta mengenakan pakaian adat Sumba.emoticon-Angel
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Terimakasih atas dukungannya sehingga acara ini sukses digelar. Bantu kami memviralkan dan mempromosikan Sumba dengan segala kelebihan dan kekurangannya," tukas Bupati Sumba Timur Gidion Mbiliyora saat memberikan sambutan dalam farewell party di Rumah Jabatan.
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Ia mengemas alam Sumba yang istimewa ini dengan gaya nama 4E: extreme, exotic, explore, dan expose.emoticon-Jempol
Sebelum di Pulau Sumba, IAF diselenggarakan di Lembata pada 2014 dan di Alor pada 2016. Menteri Pariwisata Arief Yahya turut senang terhadap suksesnya kegiatan ini. Ia menganggap, dari sisi Amenitas, Atraksi, dan Aksebilitas, Pulau Sumba sudah sangat komplet, tinggal mengemasnya supaya menjadi atraksi yang menarik perhatian dunia.emoticon-Cool
Ayo, bersama bangun pariwisata Sumba. Bersama kita bisa," kata Arief Yahya.
Jelajah Asik di Pulau Sumba
Jadi, siapa yang mau gabung membangun dan memviralkan pariwisata Sumba bersama?emoticon-NgacirJelajah Asik di Pulau Sumba

S U M B E R


No comments:

Post a Comment