Tahun 2000 eranya band menguasai musik dunia. Mulai dari punk, Nu Metal, dan Rock Alternative. Nah, meskipun demikian tidak ada Diva di era tersebut. Diva dalam artian Divanya musik-musik yang demikian.
Pernah sempat mencuat seorang cewek tomboy di era tersebut bernama Michelle Branch. Akan tetapi, aura Divanya kurang terasa. Dia juga kurang lihai memainkan gimmick.
Lalu munculah remaja kanada bernama Avril Lavigne. Seorang yang latar belakangnya bukanlah musisi tapi aktris musikal. Casting sana-sini tapi peruntungannya malah di bidang musik. Dengan suara yang menjual, unik, musiknya menggigit dan gimmick tomboy serta bad girl, Avril menjadi musisi cewek termahal era 2002-2004.
Tapi ya namanya hidup dalam gimmick pastinya sangat tertekan. Seakan-akan Avril memiliki alter ego. Dalam wawancara kadang suaranya berat, cuek itu berarti dia sedanf memainkan gimmick di industri. Kadang kelihatan semangat dan girly banget itu menandakan dia keceplosan keluar dari karakter.
Semua artis kalau mau sukses pasti main karakter gan. Itu salah satu senjata industri musik meraup untung.



No comments:
Post a Comment