Apa yang ada dipikirkan oleh para kaskuser ketika mendengar kata "rantau?Jauh dari rumah ? susah makan ? menyimpan banyak rindu ? atau mencari kebebasan yangtak pernah didapatkan ketika di rumah ?
well. semua hal yang kaskuser pikirkan memang benar adanya. pengennya cepet2 pulang tapi waktu belum mengijinkan ane untuk mendarat di rumah tercinta.
merasa jadi orang minoritas. hidup diperantauan memang sangat sulit, namun ada keseruan2 tersendiri yang akan dirasakan.1. Adaptasi dengan orang-orang dan budaya yang baru.
Ada orang-orang asing dengan perilaku dan sikap mereka yang unik, menarik dan beberapa bikin ngeri. Awalnya agak canggung, apalagi jadi penghuni kos baru, yakin banget suatu saat pasti bakal dibully. Tapi semua itu tak terjadi, yang ada mereka semua saat ini adalah teman terbaik di kos-kosan ini, beberapa di antaranya bahkan sangat dekat.
2.
hidup dirantau membuat kita sadar bahwa keluarga adalah segalanya. dulu apa2 ada temen sekarang benar2 harus sendirian. nyuuci baju sendiri, cari makan sendiri, dan segala hal dilakukan sendirian.
3.
awal hidup diperantauan pasti agan akan merasakan hal semacam ini. uang saku yang sedikit dikhawatirkan tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari2. biaya makan, bensin, jajan, beli buku, fotokopi tugas dann tetek bengek lainnya.
biasanya makan 3 kali sekarang makan dua kali.
4.
Awal di perantauan, entah kenapa selalu minder dengan mereka para penghuni kota ini. Soal penampilan bahkan merasa minder karena mereka semua terlihat berkelas, ya! Seperti di televisi itu. Tapi lambat laun, soal penampilan jadi teramat biasa, yang penting adalah perilaku dan cara menjaga kebersihan diri. Sudahlah, menjadi diri sendiri adalah cara paling nyaman untuk berpenampilan.
5.
Akhirnya setelah berkenalan dengan puluhan orang, satu di antara mereka bisa jadi sahabat baik. Tak berlebihan kalau mereka bisa jadi teman senasib sepenanggungan. dia adalah orang yang paling mengerti kita setelah orang tua. ada disaat kita sedih ataupun saat kita sedang dalam keadaan yang sangat sulit.
6.
semangat yang kian memudar akibat rutinitas yang dilakukan secara berulang-ulang bangkit kembali setelah bertemu dengan orang spesial.
No comments:
Post a Comment