Anies-Sandi Batal Beri Modal 5 BUMD November 19, 2017 at 10:33AM

TEMPO. CO, Jakarta - Tim Anggaran Pemerintah Daerah DKI mengusulkan pemotongan penyertaan modal daerah (PMD) untuk sejumlah Badan Usaha Milik Daerah DKI untuk menutup defisit rencana anggaran sebesar Rp 2,5 triliun.

Hasil koordinasi dengan Pak Wagub bahwa teman-teman BUMD diminta untuk lebih profesional lagi dalam mengembangkan bisnisnya, tidak selalu meminta PMD ke Pemprov DKI," kata Sekretaris Daerah DKI Saefullah dalam rapat finalisasi Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018 di gedung DPRD DKI pada Selasa, 14 November 2017.

Menurut Saefullah, kekurangan anggaran Rp 2,5 triliun bisa didapat dari pemotongan PMD PT Jakpro sebesar Rp 1,249 triliun. Jakpro sebelumnya mengajukan PMD untuk 2018 sebesar Rp 3,3 triliun. Jakpro juga diminta mengembalikan dana revitalisasi Palyja Rp 650 miliar berikut bunganya.

Ada lima perusahaan daerah yang dipotong PMD-nya menjadi nol, yakni PT Jakarta Tourisindo yang sebelumnya diusulkan mendapat Rp 23 miliar, PD Dharma Jaya Rp 39 miliar, PT Asuransi Bangun Askrida Rp 4,4 miliar, PT Food Station Tjipinang Jaya Rp 125 miliar, dan PD Pembangunan Sarana Jaya Rp 394 miliar.

S U M B E R


0 Response to "Anies-Sandi Batal Beri Modal 5 BUMD November 19, 2017 at 10:33AM"

Post a Comment