Serba-Serbi SIM di Jepang : Mahal, Ketat dan Bergengsi October 31, 2017 at 11:07AM

Pertama, soal usia, setidaknya seseorang harus berusia 18 tahun sebelum dinyatakan boleh punya SIM. Okelah, itu gampang, lalu yang kedua soal tata cara mengikuti ujian nya. Jika kita gagal dalam tes SIM, kita harus mengulangi dari awal dan artinya, kita harus bayar lagi. namun sekarang yang seperti itu sudah tidak ada.

Serba-Serbi SIM di Jepang : Mahal, Ketat dan Bergengsi

See? duluan. Tersedia jasa kursus mengemudi yang akan mengajarkan semua materi teori, praktik dan etika berkendara sekaligus setifikatnya. Namun bersiaplah merogoh kocek hingga 200 ribu Yen (± 25 juta Rupiah) untuk bisa ikut kursus ini. Mahal ya?

Jika sudah dapat, kita akan mendapatkan SIM berwarna emas sebagai tanda kalau nilai kecelakaan atau pelanggaran kita adalah nol. Jika kita kepergok melanggar aturan atau menyebabkan kecelakaan, SIM kita akan diganti jadi berwarna biru. Maka dari itu, SIM berwarna emas akan terasa lebih bergengsi daripada yang biru karena berarti ia adalah pengemudi yang patuh. Setiap pelanggaran akan menambah poin pada SIM.

Serba-Serbi SIM di Jepang : Mahal, Ketat dan Bergengsi

Point awal SIM kita adalah nol, dan semakin banyak poin maka semakin pendek usia SIM kita. 3 tahun. Biaya memperpanjang SIM sekitar 3.

Jenis pelanggaran apa saja yang bisa membuat SIM kita makin singkat umurnya? Lumayan, mulai dari yang ringan hingga yang berat mampu membuat kita diciduk polisi dan dinilai melanggar.

Serba-Serbi SIM di Jepang : Mahal, Ketat dan Bergengsi

Ya, langsung dicabut, tidak ada tawar-menawar dan anda langsung tidak boleh bawa mobil.emoticon-Betty

Khusus untuk manula yang berusia di atas 75 tahun, mereka wajib ikut tes untuk mengetahui apakah mereka sudah pikun atau tidak supaya bisa memperpanjang SIM mereka. Jika terbukti masih bagus ingatannya, SIM yang sudah diperpanjang berhak mereka ambil. Ini perlu untuk mencegah hal yang tak diinginkan yang diakibatkan kepikunan para manula. Apa perlu Indonesia seketat ini soal perizinan masyarakat untuk berkendara? Monggo di komen gansis!

Informasi yang disensor adalah untuk melindungi alasan privasi pemilik SIM.

S U M B E R


0 Response to "Serba-Serbi SIM di Jepang : Mahal, Ketat dan Bergengsi October 31, 2017 at 11:07AM"

Post a Comment