Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini November 16, 2017 at 09:58PM

Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini
Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini
emoticon-Malu
Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini
Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini



Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini
Buat kita-kita yang masih berstatus jomblo alias single, tapi sering galau soal nikah, ini nih yang perlu diajak move on. Loh, memangnya salah ya galau soal ini? Lah, kalau tidak memikirkannya saat ini, kapan lagi, dong? Ya…. salah sih enggak, tapi bukan berarti sampai galau mendayu-dayu, ya kan? Memikirkan perihal ini tentu boleh, boleh justru boleh sekali. Tapi, jangan juga terlalu diforsir sampai lupa memikirkan hal lain yang lebih prioritas, misalnya sampai lupa ada skripsi yang harus diselesaikan, ada kerjaan kantor yang besok deadline, atau ada urusan rumah yang belum tuntas karena terlalu lama ditunda. Nah, kalau sudah seperti ini, siapa yang rugi? Kita kan? Yuk ah, jangan berlebihan. Better move on aja! Caranya? Weits, calm down… Ini nih 6 langkah agar bisa move on dari galau soal nikah. Let's check it out ….

1.


Jangan sekadar jodoh saja yang kita pikirkan dengan saksama, tetapi cara diri pun harus kita perhatikan juga. Fokuslah memperbaiki hubungan dengan Allah, kemudian orang tua, keluarga, lalu rekan-rekan kita. Dengan cara apa? Pastinya bukan dengan terus-menerus galau soal nikah saja ya, hehe. Perbaiki kualitas ibadah kita dihadapan Allah, perbaiki akhlak kita dengan orang tua, keluarga, dan orang lain. Setelah itu, mulailah untuk berbenah diri dengan sungguh-sungguh sebab wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Namun, ingat ya, kita memperbaiki diri kita bukan semata karena jodoh, tapi sepenuhnya karena Allah.


Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu), bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)," (Q. an-Nur: 26).

2.


Mulailah menyibukkan diri untuk membahagiakan orang lain, terutama orang tua, juga keluarga terdekat. Membahagiakan orang lain akan memberikan kebahagiaan untuk diri kita juga, apalagi sampai memberi manfaat kepada mereka. Wah, that's something that really we have to do and need. Kita ambil contoh saja ya, misalnya kita sibuk fokus mengerjakan skripsi, ini tidak hanya dapat bermanfaat untuk kita, tapi juga untuk orang tua, kan? Untuk mereka, bahagia itu sebuah keharusan, loh ya. Mungkin kita bisa menyibukkan diri melalui berbagai kegiatan sosial, seperti rutin mengajarkan pelajaran gratis untuk anak jalanan dan memberikan anak-anak yang kurang mampu dengan berbagai santunan. Ini akan bermanfaat sekali, Sahabat Abi Ummi. Selain itu, hal ini terbukti bisa mengikis berbagai kegalauan yang ada, terutama galau soal nikah. Terus, maksudnya kesibukan yang abal-abal itu seperti apa?

Yah, i guess that you know it so well lah, semacam nongkrong-nongkrong menghabiskan waktu di warung tetangga tanpa obrolan yang bermanfaat, main game, shopping berlebihan, chatting sampai larut, dan sebagainya. Yaaa, pokoknya kegiatan yang kalau ditanya orang kamu sibuk apa, kamu hanya sibuk dengan hal yang tidak produktif. Kalau kegiatan semacam itu enggak akan bisa mengalihkan pikiran dari galau soal nikah, kalaupun bisa, mungkin hanya sebentar dan enggak akan bertahan lama. Benar apa betul?

3.


Bacalah bacaan yang dapat memperkaya khazanah keilmuan kita, misalnya tentang kajian pranikah, parenting islami, cara mendidik anak, fikih pernikahan, adab pernikahan, adab suami dan istri, hak dan kewajiban suami dan istri, manajemen konflik dalam keluarga, dan tips seputar pernikahan. Bacaan seperti ini merupakan bacaan yang memang kita butuhkan dalam mempersiapkan diri untuk menikah. Bukan sekadar bacaan yang indah, melainkan menambah galau soal nikah untuk para jomblo.

4.


Hah, kompor? Iya, maksudnya kalau kita memang merasa belum sanggup untuk menikah, salah satu langkah yang bisa kita lakukan adalah mengapatiskan diri dari berbagai "kompor" yang ada, misalnya bisikan-bisikan yang mengompori kita untuk segera menikah dari para teman kita. h, bagus dong, kan biar kita segera menikah? Memang enggak salah sih, tapi kalau kita belum siap atau masih dalam tahap mananti pasangan, masa mau galau soal nikah terus? Tentu enggak dong, ya? Lebih baik sibuk mempersiapkan diri daripada termakan kompor yang ada. Kita yang masih sendiri juga ingin kok menikah, kita juga sedang menanti waktu itu tiba. tapi, please deh sembari menunggu waktu itu datang, jangan terlalu mengompori kita dengan cerita-cerita indah perihal pernikahan terus. Khawatirnya, hal itu justru malah membuat kita hobi berangan-angan soal si dia yang belum halal atau khawatirnya kita malah jadi larut dalam pertanyaan, "Kok jodoh saya belum datang-datang juga, ya? Nah loh… galau soal nikah kan tuh!

5.


Ingatlah perihal lain yang lebih dekat dengan kita, yakni kematian. Namun, mengapa kita terus-menerus membiarkan diri kita terjebak pada satu perihal pernikahan saja? Bukankah masih ada perihal lain yang menanti untuk kita persiapkan bekalnya? Tentu boleh saja memikirkan perihal pernikahan, tetapi jangan melulu hanya itu. Sepakat?

Mulailah menyiapkan bekal tak hanya untuk pernikahan, tapi juga untuk kematian. Perbanyak ibadah, amal saleh, lebih sering lagi berbagi ilmu bermanfaat, dan mengurangi, bahkan lebih baik lagi untuk tidak melakukan maksiat. Fokus pada aktivitas yang mendekatkan kita pada-Nya.

6. Masih Galau Soal Nikah Juga? Maka, Ikhtiarlah untuk Menikah….


Tapi, kan menikah tidak semudah membalik telapak tangan?

Ya, memang menikah itu bukan hal yang mudah ketika menjalaninya. Namun, ingatlah, untuk membalik telapak tangan, kita pun butuh ikhtiar, kan? Apalagi untuk menikah. Ikhtiar untuk tak pernah lelah meningkatkan iman kita, memperbanyak amal kita, dan mempersiapkan dan meningkatkan kualitas diri kita dengan ilmu. Ikhtiar mencari pasangan kita juga butuh loh. Setelah berbagai ikhtiar itu dilakukan, maka bersabarlah. Iya, bersabar untuk menanti takdir terbaik-Nya. Yakinlah, Allah Maha Tahu waktu terbaik untuk mempertemukan kita dengan pasangan kita. Jadi, jangan terlalu sering galau soal nikah, ya!

Inilah beberapa steps move on untuk kita-kita yang masih suka galau soal nikah. Semoga Allah mempermudah setiap langkah kita dalam perbaikan diri dan untuk Sahabat Abi Ummi yang sedang ikhtiar menemukan sang jodohnya, semoga Allah segera pertemukan di tempat dan waktu terbaik-Nya. Hamasah ya, yuk move on!


Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini
Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini

Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini


Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini

Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini
Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini

www. abiummi.
www. myzahira.

S U M B E R


0 Response to "Mblo.. Jangan Galau Soal Nikah Terus! Yuk, Intip 6 Step Move On ini November 16, 2017 at 09:58PM"

Post a Comment