Sebagaimana buah pada umumnya, tidak ada yang aneh dengan manggis. Manggis adalah buah sejati (buah yang memang merupakan perkembangan dari ovarium). sampai disini, kita setuju, bahwa manggis adalah buah tipikal yang memiliki biji, daging buah, dan kulit buah.
ternyata, gw malah ketemu dokumen jurnal-jurnal yang sudah berjasa bagi skripsi para pendahulu.sehingga setiap pohon manggis memiliki gen yang identik dengan induknya, .
mungkin bagi agan sekalian menganggap hal ini biasa, tapi sebagai bocah yang kepo soal biologi, jelas gw merasa selama ini di bohongi. jujur, dari kecil gw lihat buah manggis, makan buah manggis. menurut gw, manggis yah buah kayak umumnya. eh, ternyata manggis itu spesial loh, dia apomiksis obligat jadi mereka gak kimpoi sama sekali. bayangin bre, ada pohon, punya bunga tapi gak butuh polinasi sama sekali, bahkan gak bikin pollen.
bayangin aja, lu punya teman. tuh teman kaya orang biasa, eh tahu tahunya dia lahir secara parthenogenesis dan bikin anak secara parthenogenesis.




Jadi, walaupun terbentuk dari perkembangan ovarium, buah manggis sebenarnya berbeda dengan buah lainnya. Pada umumnya, buah terbentuk dari ovarium setelah terjadi fertilisasi (proses reproduksi seksual yang hanya dapat terjadi karena polinasi). Reproduksi seksual dengan polinasi adalah identitas dari seluruh tanaman angiospermae (tanaman berbiji). Sebagai angiospermae, manggis tampak tanaman angiospermae pada umumnya, namun justru manggis memiliki apomorfi (ciri tak lazim diantara kelompok evolusinya) yang jarang disadari orang, Ternyata Manggis adalah salah satu dari sedikit tanaman yang bersifat apomiksis, yaitu reduksi dari kemampuan reproduksi secara seksual dimana biji manggis tidak terbentuk dari fertilisasi, melainkan hanya dari organ reproduksi betina. Bukan sekedar apomiksis, manggis adalah tumbuhan apomiksis obligat alias pohon manggis yang ada selama ini, semuanya adalah pohon betina.
Tentunya kamu baru tahu kan kalau dalam proses evolusi manggis, pembentukan gamet jantan tereduksi dan pembentukan gamet betina justru tidak tuntas dan membentuk embrio. terdapat beberapa hipotesis mengapa manggis bersifat apomiksis, ada yang menyatakan bahwa apomiksis terjadi karena manggis itu sendiri merupakan hasil kimpoi antar spesies dari genus Garcinia sehingga ketika manggis terbentuk, terjadi halangan pada meiosis. Apapun itu, buah mangis yang selama ini kita kenal sebagai nbuah jujur yang apa adanya dan terbuka, ternyata menyimpan sejumlah misteri yang belum terkuak.
https://www. kaskus. co.
No comments:
Post a Comment