Lakukan 10 Hal Ini agar Lag pada PC-mu Berkurang secara Dramatis! November 01, 2017 at 10:57AM

Lag pada PC merupakan kasus yang sangat sering terjadi. Lag pada PC dapat terjadi karena alasan yang bermacam-macam, baik karena tidak mumpuninya komponen-komponen –seperti VGA,Prosesor,RAM,Hard disk, dll– (hardware) maupun kesalahan dalam melakukan setting dalam aplikasi tertentu (software).

1.
Registry merupakan pusat database yang mengatur konfigurasi dalam OS (operating system). Hal-hal yang diatur dalam registry diantaranya hardware, software, sistem OS, software non-sistem, dll.

Sebagai contoh, jika kita meng-install software Line ke dalam PC, maka akan terbentuk hive (semacam software yang ada di dalam registry) yang mengatur kinerja dari software Line di dalam registry. Namun jika kita meng-uninstall software Line, hive di dalam registry yang mengatur kinerja dari software Line tidaklah hilang. Terlalu banyak hive di dalam registry akan menyebabkan lag pada PC. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk membersihkan hive-hive yang ada di dalam registry.

Membersihkan registry dapat dilakukan secara manual dengan cara mengakses regedit atau yang paling mudah dapat menggunakan bantuan software pihak ketiga seperti CCleaner.

2.
Aplikasi startup adalah aplikasi yang langsung berjalan sesaat setelah PC dinyalakan (saat proses booting). Terlalu banyak aplikasi startup akan membuat PC menjadi lag yang tidak hanya saat booting, tetapi juga setelah booting (ketika PC ingin dipakai untuk bermain game, mengerjakan tugas tertentu, dll) karena kapasitas RAM telah terpakai cukup besar sebelum kita ingin menjalankan aplikasi yang kita inginkan (Firdaosyi, 2016). Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengatur banyaknya aplikasi startup pada PC kita.

Pengaturan aplikasi startup dapat dilakukan pada menu setting dari aplikasi itu sendiri –Misalnya, pada aplikasi Line, terdapat menu setting yang mengatur apakah Line akan dijalankan ketika startup atau tidak– atau bisa diblokir secara "paksa" menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti CCleaner.

3.
Fungsi utama hard disk adalah membantu proses menjalankan OS (Dini, 2015). Jika hard disk penuh karena ter-install aplikasi selain OS terlalu banyak, maka akan menyebabnya hard disk bekerja lebih keras, sehingga PC mengalami lag.

Pada OS Windows, jika hard disk hampir penuh, maka sistem secara otomatis akan memperingati untuk melakukan pembersihan hardisk (disk clean-up) agar performansi dari PC selalu terjaga. Sangat penting bagi kita sebagai pengguna PC untuk mencegah peringatan seperti itu terjadi agar PC selalu beroperasi secara maksimal dan terhindar dari lag.

4.
Multitasking pada PC adalah menjalankan banyak aplikasi pada waktu yang bersamaan. Proses berjalannya aplikasi memakai kapasitas RAM yang jika terpakai terlalu banyak –tergantung kapasitas RAM– akan menyebabkan lag. eh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memperhitungkan banyaknya aplikasi yang dijalankan sesuai dengan kapasitas RAM yang dimiliki PC.

5. Lag Terjadi ketika Bermain Game? Lakukan Setting untuk Mengurangi Grafik dalam Game!
Penyebab utama lag ketika menjalankan aplikasi game adalah terlalu rendahnya spesifikasi PC untuk mengoperasikan game tersebut. Hal ini dapat dikompensasi dengan cara mengurangi besarnya grafik yang dijalankan game tersebut pada menu setting di dalam game.

6. Setting juga Grafik pada PC-mu Melalui Driver VGA!
Analoginya mirip seperti poin nomor 5 di atas.

7. Menggunakan Laptop? Setting Mode Baterai menjadi High Performance!
Mode baterai pada laptop yang –pada windows 7, pada OS lain relatif sama– terdiri dari power saver, balanced, dan high performance berfungsi untuk menentukan tinggi atau rendahnya performansi PC. nggunakan mode high performance akan meningkatkan performansi PC hingga maksimal, sehingga mengurangi lag pada PC. Namun, kerugian dalam penggunaan mode high performance adalah borosnya penggunaan baterai.

8. Gunakan OS (Operating System) yang Sesuai dengan Spesifikasi PC-mu!
Windows XP, Windows 7, Windows 8, Windows 10, dan OS-OS lainnya –termasuk yang selain Windows– memiliki spesifikasi minimum penggunaan. eh karena itu, sesuaikan OS yang akan di-install dengan spesifikasi yang dimiliki PC-mu!

9. Hanya mengupgrade RAM belum tentu membuat PC-mu menjadi tidak lag!
Ali : "PC-ku kalo main PB (Point Blank) kok nge-lag ya?

Dimas : "Oh, upgrade aja RAM-nya supaya PC-mu tidak lag!

Ali : "Oh begitu ya? Okedeh!

Pada masyarakat umum, seringkali terjadi percakapan yang serupa dengan percakapan singkat di atas. Anggapan bahwa hanya meng-upgrade RAM pasti akan membuat PC menjadi tidak lag adalah hal yang keliru.

Perlu diketahui bahwa fungsi utama RAM adalah menyimpan memori secara sementara (Dini, 2015). Sebagai contoh, ketika Ali menjalankan aplikasi microsoft word dan mengetikkan kalimat "Aku cinta Annisa", tampilan Microsoft Word dari atas sampai bawah termasuk tulisan "Aku cinta Annisa" pada layar akan tersimpan dalam RAM, bukan dalam hard disk. jika Ali men-save dokumen tersebut menjadi "Aku cinta Annisa.

Lakukan 10 Hal Ini agar Lag pada PC-mu Berkurang secara Dramatis!
Lakukan 10 Hal Ini agar Lag pada PC-mu Berkurang secara Dramatis!

Sudah paham kan perbedaan fungsi memori pada RAM dengan hard disk?

Nah, ketika software berjalan, masing-masing software memiliki kapasitas "beban" yang berbeda-beda yang akan "ditanggung" oleh RAM. ya, kapasitas "beban" ini sekilas terlihat dari tampilan software-nya –Misalnya, sudah pasti kapasitas "beban" Microsoft Word lebih ringan daripada kapasitas "beban" Point Blank. irakan dengan baik apakah lag terjadi karena RAM pada PC-mu tidak mampu "menanggung kapasitas beban" tersebut ataukah lag terjadi karena faktor lain.

Sebagai contoh, lag terjadi bukan karena PC-mu tidak mampu "menanggung kapasitas beban" dari Point Blank, tetapi lag sebenarnya terjadi karena PC-mu tidak mampu menampilkan grafik yang sangat bagus dari Point Blank.

10.
Overclocking adalah meningkatkan clock rate "secara paksa" pada sebuah komponen agar menjadi lebih cepat dari biasanya. asanya komponen yang clock rate-nya ditingkatkan adalah CPU (Prosesor) atau GPU (VGA), namun komponen selain itu pun dapat melakukan overclocking (Chrisnado, 2013). Dilihat dari pengertiannya, sudah jelas bahwa overclocking dapat meningkatkan performansi PC "melebihi" kemampuan dari PC itu sendiri. skipun demikian, komponen yang terlalu sering dan/atau terlalu lama melakukan overclocking akan membuat komponen tersebut menjadi overheat (terlalu panas) yang dapat berakibat dari menurunnya performansi dari komponen tersebut, hingga kerusakan permanen pada komponen tersebut.


Demikianlah artikel tentang 10 hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi lag pada PC secara dramatis. Diharapkan artikel ini menjadi sumber ilmu bagi seluruh pengguna internet untuk mengurangi lag pada PC mereka masing-masing seumur hidupnya.

S U M B E R


0 Response to "Lakukan 10 Hal Ini agar Lag pada PC-mu Berkurang secara Dramatis! November 01, 2017 at 10:57AM"

Post a Comment